Wednesday, March 29, 2017

TOR Pembicara Seminar Kewirausahaan

29 Maret 2017

Mas Wahyu Liz Adaidaja dan boneka maskotnya, si Kuprit, mendapat kesempatan memberikan Kuliah Umum Kewirausahaan, dengan Tema: Creativepreneur: Adaideaja: Berawal dari IDE berkembang jadi GEDE

Kuliah umum entrepreneurship ini diselenggarakan oleh STIE AUB Surakarta. 

Adapun Term Of Reference (TOR) yang di-emban-kan kepada Mas Wahyu Liz Adaideaja adalah:
Seminar ini dilatarbelakangi oleh :
  • Pentingnya Edukasi tentang dunia enterpreneurship/ kewirausahaan bagi para mahasiswa
  • Mindset tentang dunia wirausaha yang perlu disosialisasikan lagi ke kalangan akademisi
Tujuan dari Kuliah Umum/ Seminar Kewirausahaan yang menghadirkan Pembicara Praktisi Bisnis kreatif ini adalah  
  • Mengubah mindset dari keraguan menjadi keberanian melangkah belajar menjadi wirausahawan
  • Memberikan gambaran tentang bagaimana dengan modal ide kita bisa memulai sebuah usaha
  • Memberi motivasi kepada mahasiswa untuk menggali kreativitas yang bermanfaat


kali pertama ngisi seminar di STIE AUB Surakarata ^^


Mas Wahyu Liz Adaideaja, selain menjadi praktisi industri kreatif juga merupakan komikus di LINE Webtoons, dengan karakter si Kuprit, yang pada Februari lalu Launching komik versi bahasa Thailand, di Bangkok.

Menurut Pemateri yang khas pakai blangkon di tiap penampilannya ini, Kita harus berani Menjadi Tuan Rumah di Negeri Orang.



Adaideaja corp secara ajaib mulai beroperasi sejak tahun 2008, saat ini memiliki lini usaha:
Hasil Kuliah Umum:




Semoga Mengharukan

manajemen Adaideaja:
081578741797

Friday, March 10, 2017

UKM Go International

9 Maret 2017

Wahyu Liz Adaideaja, Pembicara dan Praktisi Kewirausahaan Kreatif Indonesia, membuka usaha baru bernama Emothaicon, anak usaha dari Adaideaja.

Emothaicon dikhususkan untuk pasar Thailand, sehingga kantornya-pun berada di Bangkok, Thailand.

Produk (dan jasa) Emothaicon saat ini berupa:
  • Jasa Pembuatan Stiker LINE
  • Bikin Boneka Maskot Karakter Satuan

Munculnya Emothaicon ini selaras dengan visi-nya Adaideaja, yakni Menjadi Perusahaan yang senantiasa menebar canda tawa senyum bahagia bagi Indonesia dan Dunia.
 


Untuk itulah, Adaideaja melangkah, langkah-langkah kecil untuk mendunia.
Juga menjawab tantangan MEA, bagaimana UKM bisa GO International.

Karena selama ini kalau kita bicara MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang dibicarakan adalah kesiapan menjadi tuan rumah, bagaimana menghadapi masuknya barang-barang asing.

Ini dibalik, dengan adanya MEA, bagaimana UKM kita (bagaimana Adaideaja) siap menjadi Tuan Rumah di Negeri Orang.

Mario Maurer dengan boneka maskot dari Emothaicon Adaideaja


boneka Kuprit dan Miss Gift dari Thailand


Lebih detail ceritanya ada di link nya adaideaja di www.adaideaja.com

manajemen Adaideaja
081578741797

Friday, January 20, 2017

Nggak Jualan Tapi Laris Lagi

Mukernas TDA II 4.0 
19-21 Januari 2017, Syari'ah Hotel Solo

ngeMC Mukernas TDA di Solo


Maemnya jangan terlalu kenyang,
Sisakan untuk mencerna kalimat berikut ini:

Cerita tentang Pe(R)sona(L) Branding

Mengapa R dan L nya dikurung,
Karena dari kata dasar Pesona.
Pesona akan menarik perhatian yang ada di sekeliling kita, yang ada di R (Right) dan L (Left) kita

Ini sangat dekat makna dengan kata IBU
Ibu tidak pernah (L)ibu(R) karena dari melahirkan kita perhatian ibu selalu menyeluruh dari Left and Right, kanan kiri kita detail diperhatikan untuk memastikan kita tumbuh berkembang dengan baik.

Maka yang namanya Pesona saya anggap sebagai ibu dari Branding.
Brand, Citra, itu dilahirkan, dirawat, dikembangkan, didewasakan.







Kalau sudah tumbuh berkembang dengan baik, mempesona, rasakan sendiri manfaatnya 😂


In frame:
Saya pake kaos TDA (Tiap Daerah Ada) dicetak satu satunya, tidak dijual namun kemudian dipaksa orang orang untuk menjualnya.

Ada juga yang bilang gini
"Mas, kata katamu pas ngeMC tadi jadiin kaos, saya beli 10pcs"

Baiklah, saya terpaksa ikhlas menjual 🤗


cerita Pengalaman Nggak jualan tapi Laris sebelumnya juga ada, di link berikut ini

Wednesday, December 28, 2016

Nggak Jualan tapi Laris

14-15 Desember 2016

Wahyu Liz Adaideaja mengikuti sebuah workshop
Judul nya Competitive Innovation Workshop
diampu oleh trainer dan coach inovasi: Pak Indrawan Nugroho 
Berlokasi di Rolling Stone Cafe, Kemang, Jakarta Selatan 

Dalam acara ini, mas Wahyu Liz -sebagai peserta- duduk diam mendengarkan
Namun, diam-diam kreator Komik Kuprit ini bawa barang dagangan, meskipun tidak dikeluarkan.

Apa yang terjadi?
Komik dan boneka-nya Sold Out, tanpa jualan!
kok bisa?


Begini ceritanya.......

Hari Pertama
mas Wahyu Liz Adaideaja pakai kaos unik, tulisannya RICE Above The CROWD : TUMPENG

Dimana judul workshop di hari itu adalah: RISE above The Crowd

Jadi memang jauh-jauh hari, Owner kaos Plesetan ini mempersiapkan secara khusus, barang yang attractive, berupa kaos yang menarik bagi yang membaca, bahkan Bapak trainer-nya minta foto bareng ^^
kata salah satu peserta workshop (klik aja gambarnya)

Mr Indrawan Nugroho

Kedua, 
Ada sesi bikin yel-yel
Nah, kelompoknya Mas Wahyu Liz adalah kelompok 6, bikin sendiri yel-yelnya
"tepuk tepuk tepuk RISE"
"tepuk tepuk tepuk YES"
"tepuk tepuk tepuk..... ENAM nya Gue Pikirin"
Itulah yel ngeyel sebenernya ya, dan tentunya atraktif.

Pak Indrawan dan boneka maskotnya

Hari Kedua
Wahyu Liz Adaideaja ngasih boneka trainer, bertuliskan nama Pak Indrawan Nugroho. Ini tentu juga sudah lama disiapkan.

boneka maskot Pak Indrawan Nugroho
Makin menarik, karena ada sesi dimana peserta menuliskan strategi inovasi bisnisnya masing-masing, di atas papan yang disediakan.
Di situlah, mas Wahyu lagi-lagi mengeluarkan jurus uniknya yakni nempelin stikernya Kuprit 
Nampak menarik bagi peserta yang lain, karena unik, nyleneh, lucu.


terimakasih Pak Indrawan atas ilmu Inovasinya


Nah dari situlah kemudian banyak yang nanya, "boneka dan komiknya dibawa nggak? mau beli"
Akhirnya komik dan boneka-nya sold out.

peserta dan ppan strategi inovasi masing-masing


Kesimpulannya
  • Brand speaks louder: branding Mas Wahyu Liz Adaideaja sebagai owner industri kreatif dan komikus cukup kuat dari sisi plesetanya, lucu, linguistik, menarik
  • Jualan dengan cara soft selling, metode pull marketing serasa lebih indah, peminat datang dengan sendirinya
  • Dengan cara-cara yang unik akan memunculkan testimoni dari orang tanpa diminta
  • Humor adalah bahasa paling akrab yang mendekatkan semua umat 
  • Plan & Prepare, Rencana dan Persiapan, ketika masuk ke sebuah acara, pastikan diri anda dan produk anda menjadi dikenal, di atas rata-rata. Itu sebenernya makna dari RISE above the Crowd.
Wahyu Liz Adaideaja dengan boneka Kuprit dan Komik Kuprit memiliki resolusi 2017 untuk RISE Above the Crowd, dan sudah menyiapkan amunisi-amunisi ke arah situ.

Kontak Adaideaja
085728309759

Instagram dan Line@: @Adaideaja

Saturday, December 24, 2016

Pembicara Motivasi UKM tentang Branding

22 Desember 2016
Bertepatan dengan hari Ibu, Wahyu Liz Adaideaja dan boneka maskotnya, si Kuprit, memberikan seminar motivasi dengan tema: 
Mengembangkan merk dengan biaya murah di era digital
Seminar Motivasi UKM ini berlangsung di Pacitan. Diselenggarakan oleh PT PNM Persero.
 
suasana seperti rapat RT ini memang iconic dan ngangeni

backdrop Seminar Motivasi UKM

peserta seminar motivasi UKM di Pacitan

Kebanyakan pesertanya memang ibu-ibu. 
Dalam kesempatan ini, Wahyu Liz Adaideaja memberikan motivasi terkait peluang UMKM untuk mendunia atau Go International.

Intinya, untuk mengembangkan merk, segera harus diambil langkah-langkah nyata sbb:
  1. Perbaiki identitas brand, seperti: nama produk, logo, kemasan
  2. Gali nilai historis yang otentik dari produknya sehingga muncul story telling-nya
  3. Komunikasikan brand ke target market yang tepat 
Pacitan memiliki potensi alam yang keren, deretan Goa dan pantainya sangat indah.
Untuk itu, sebagai destinasi wisata, potensi UKM wilayah Pacitan akan sangat bagus terlebih yang mengarah ke dunia pariwisata.

mbak Istie Penggagas komunitas UKM Pacitan

Mas Wahyu Liz Adaideaja gerrrsama Mbak Istie, penggagas komunitas UKM di Pacitan. Mbak Istie punya usaha bernama OG Gallery, yang menjual Jewelry dan Kaos Khas Pacitan.
Cara pengembangan usahanya antara lain dengan mengikuti pameran, skala regional maupun nasional, dan kedepan akan mengikuti event international. 

spanduk acara seminar pengembangan kapasitas bisnis UKM di Pacitan

Pada kesempatan ini pula, Wahyu Liz Adaideaja yang merupakan owner dari Adaideaja Corporation ini mendapatkan pertanyaan bagus:
Mana yang didahulukan, Personal Branding atau Branding usahanya?

Komikus webtoon Kuprit inipun memberikan jawaban:
Jangan menggunakan kata "atau" karena Personal Branding dan Branding usaha itu dua-duanya penting. Dua-duanya adalah bagian dari strategi di dalam sistem bisnis.
Orang yang personal branding-nya bagus tentu akan support ke brand produk yang dijualnya.

Untuk itulah saya menyarankan juga agar supaya pelaku bisnis itu menulis sebuah buku, sebagai warisan ilmu untuk generasi selanjutnya.
Selain itu, buku juga menjadi sarana personal branding yang bagus.

Misalkan gini, anda pengusaha sepatu, kemudian anda nulis buku tentang trend sepatu. Maka si Pembaca tentu saja akan lebih menaruh trust kepada anda dan produk yang anda jual, karena sudah melihat karya tulis nyata tentang sepatu.

"ini nih, ahli sepatu nulis sepatu, produknya pasti bermutu" nah kira-kira demikian komentarnya. 

***********

Sebelumnya, tanggal 17 Desember 2016, Pembicara Motivasi untuk UKM dan mahasiswa ini juga memberikan Seminar, dengan judul: Technologi sebagai pendukung perkembangan ekonomi kreatif, di STIE YKPN Yogyakarta

Peran Technologi untuk Perkembangan Industri Kreatif, STIE YKPN Jogja

Dilanjut tanggal 18 Desember 2016 di STIE Perbanas Surabaya
Bersama dengan Hendy Setiono, CEO Kebab Turki Babarafi
STIE Perbanas Surabaya Pecah ambyarrrr
gerrsama Hendy Setiono

manajemen Adaideaja
085728309759

Monday, December 12, 2016

Pesta Wirausaha Kediri 2016

10 Desember 2016

Wahyu Liz Adaideaja membawakan materi untuk Pesta Wirausaha Kediri
yang berlangsung di Gedung Nasional Indonesia (GNI)
Penyelenggara-nya Komunitas Wirausaha Tangan di Atas (TDA) wilayah Kediri

 

TDA Kediri ada sejak tahun 2012, menjadi salah satu bagian dari keluarga besar komunitas Tangan Di Atas -yang total anggotanya ada di 50 kota di Indonesia- dan beberapa dari mancanegara.

Acara Pesta Wirausaha ini adalah acara tahunan bagi tiap wilayah komunitas TDA, dan puncaknya adalah Pesta Wirausaha Nasional yang dilaksanakan di Jakarta, setiap tahunnya.



Pesta Wirausaha Kediri kali ini adalah untuk Pertama Kalinya dilaksanakan di Kota bersimbol Macan Putih ini.


Wahyu Liz Adaideaja beserta si Kuprit (boneka maskotnya) memberikan materi tentang Creative Branding for Small Medium Enterprise, atau Cara Branding Kreatif di Era Digital untuk UKM.





Dalam kesempatan ini disampaikan cara-cara yang langsung bisa dipraktekkan oleh UKM untuk naik kelas, Go International, dari yang tadinya UKM Usaha Kecil Mungil menjadi UKM Usaha Keren Mendunia.

Adapun langkah-langkah itu, seperti pernah disampaikan komikus Webtoon kocak ini dalam acara UMKM Bojonegoro (simak di postingan berikut ini)
  1. Perbaiki Brand Identity
  2. Gali nilai historis dari produknya
  3. Ciptakan maskot untuk jadi brand ambassador
  4. Komunikasikan brand dengan cara yang tepat
Salah satu saran nyata yang sudah dialami Wahyu Liz Adaideaja adalah dengan bergabung di Komunitas, terutama Komunitas Wirausaha TDA.

Wahyu Liz Adaideaja mengakui bahwa, tujuan utama gabung di TDA, bukanlah untuk mendapatkan apa, namun justru apa yang mampu kita bagikan, sharing ke anggota komunitas, karena justru dengan kita give (memberi) atau berbagi, maka otomatis kita akan menerima.




Komunitas TDA adalah rumah bersama untuk tumbuh berkembang. Orang-orangnya welcome, mau berbagi, berbagi ilmu, saling membantu.
Dan komunitas ini juga bukan sekedar komunitas kumpul-kumpul, namun ada sejuta pembelajaran

Ada KMB (Kelompok Mentoring Bisnis), ada FGD (Fokus Group Discussion), ada BisnisCamp, BisnisTrip, yang pasti semua kegiatan berasa menyenangkan, akrab, adem, ayem.


Cerita perjalanan Si Kuprit di Pesta Wirausaha ini secara khusus bisa disimak di Web Adaideaja berikut ini

********
Jadwal Laughshow Wahyu Liz Adaideaja selanjutnya:
17 Desember di STIE YKPN Jogja
18 Desember di STIE Perbanas Surabaya
22 Desember di PNM Pacitan, Jawa Timur
7 Januari di Semarang



Manajemen Wahyu Liz Adaideaja
085728309759

Saturday, November 26, 2016

Branding UKM yang Unik

Bicara Branding adalah bicara tentang nafas panjang, jauh dari kesan instan.
Sedangkan untuk tataran UKM Usaha Kecil Mungil, kebutuhannya mendesak jualan cash setiap hari.
namun bukan berarti mengesampingkan Branding. UKM tetep harus melakukan kegiatan branding.

Jualan dan Pencitraan (Selling dan Branding) diatur sedemikian rupa sehingga dua-duanya sinergi dalam mendukung usaha.



20 November 2016

Wahyu Liz Adaideaja, Praktisi Branding untuk UKM memberikan gambaran bagaimana langkah memperkuat Branding serta meraih omzet dengan meningkatkan selling
Belangsung di Hotel ASTON Bojonegoro, dengan 200 peserta anggota Asosiasi UMKM Bojonegoro.

antusiasme teman teman UKM Bojonegoro memang luar biasa

Owner Industri Kreatif Adaideaja ini menyampaikan jurus UKM, yakni Unik, Kreatif, dan Menjual

Unik
Produk UKM bila ingin melakukan percepatan dalam pengenalan produk atau promosi adalah dengan memperhatikan serta menonjolkan keunikannya.

Gali terus Diferensiasi atau faktor pembeda diantara produk-produk sejenis yang beredar di pasaran. 

Kreatif
Unik saja belum cukup, untuk dapat naik kelas, Go International, produk UKM harus bisa menampakkan nilai kreatif (creative value). 
Kreatif dalam banyak hal, meliputi: 
  • Nama dan identitas Brandnya, 
  • cara menjualnya, 
  • packaging, 
  • cara komunikasi dengan customer, Semua perlu cara-cara kreatif.

Menjual
Produk UKM diharapkan punya nilai jual dan tingkat penetrasi tinggi di pasar. 
Di sini dipaparkan cara efektif promosi, dengan budget murah, namun hasil berlimpah 

-------------------------------------------------------------------------
Wahyu Liz Adaideaja juga memBranding dirinya dengan karakter Si Kuprit

Langkah-langkah yang harus segera ditempuh oleh UKM:
  1. Memperbaiki Brand Identity/ Identitas Brand: Nama, Logo, Merk, Website, apalagi kaitannya dengan HAKI, segera daftarkan merk ke Dirjen HAKI. Supaya kedepannya aman. jangan sampai saat merk kita sudah meluas dikenal orang, tau-tau diklaim hak Ciptanya oleh orang lain.
  2. Selain Brand Identity tentu kualitas produknya juga harus ditingkatkan
  3. Gali nilai orisinalitas dan nilai historis dari produk anda, agar supaya lebih mudah untuk diceritakan kembali oleh orang lain 
  4. Kreasi maskot dan karakter yang mudah diingat dan friendly
  5. Memperbaiki Cara komunikasi dengan pelanggan. Seringkali teman teman UKM cara melayani ordernya asal-asalan, slow respon, kurang dalam memberikan kabar baik pada pelanggan. Ini harus diperbaiki
  6. Pergunakan cara-cara promosi yang Out Of The Box, misalnya: bikin meme/ poster/ spanduk yang lucu, karena humor adalah cara terbaik untuk menyampaikan pesan
  7. Coba untuk membranding diri: nulis buku misalnya

Gerrrsama teman-teman Panitia UMKM Bojonegoro

Dalam kesempatan ini juga, Mas Wahyu Liz yang dikenal dengan karakter Si Kuprit, juga menuturkan bahwa Branding itu tentang Konsistensi

Konsisten dalam mengkomunikasikan produk kepada khalayak. Dengan konsisten dan fokus, muncul trust atau kepercayaan pelanggan. Dengan demikian sudah isa dinamakan branding-nya berjalan.

Kalau Brand sudah dikenal, dan menancap di benak konsumen, maka kita dapat 'mendikte' terutama masalah harga. Mahal-pun akan tetap dicari, dan orang rela antri.
 
boneka si Kuprit

Pesan khusus dari Wahyu Liz Adaideaja, seminar branding semacam ini bagus diikuti, namun lebih bagus lagi dieksekusi, jangan berhenti sekedar ritual seminar

Semoga Mengharukan

info manajemen Wahyu Liz Adaideaja
085728309759