Friday, September 27, 2019

inilah Cara UMKM Naik Kelas

Wahyu Liz Adaideaja, remaja milennial kinyis-kinyis yang juga Pembicara Seminar Kewirausahaan kelahiran Jogja, yang panggilan akrabnya Mas Kuprit ini memberikan cara-cara bagi UMKM untuk Naik Kelas



Tahapan-nya:

Usaha Mikro
Pada tahapan ini, yang punya usaha dituntut untuk Mikiro
Mikir urusan pemenuhan kebutuhan sehari-hari


Usaha Kecil
bila sudah naik kelas jadilah Usaha Kecil
Keren tapi nyicil

 
Mulai life style
tadinya Vario ganti Nmax
tadinya xenia ganti avanza
tadinya tongji ganti excelso

Ya nggak apa-apa,menikmati hidup
yang penting mulai melakukan pencatatan keuangan
supaya tidak kocar maupun kacir




Usaha Menengah
Bila usahanya naik kelas lagi, jadilah Usaha Menengah
keliatannya meneng tapi terengah engah
artinya, Usaha mulai running, lari, siap-siap maraton

mas Kuprit, pembicara creativepreneur milenial


Yang akan kita sampaikan di sini tidak ada yang teoritis, karena semua ditulis berdasar pengalaman di Lapangan

yakni Lapangan Sepakbola




😊😊😊😊

Mas Wahyu Liz Adaideaja, Pembicara Seminar UMKM yang ciri khasnya Pakai Blangkon kalau dibayar ini, memaparkan tahapan naik kelas:

Langkah Praktis yang bisa dilakukan agar UMKM naik kelas:

1. Mengenali Usaha Sendiri
Banyak UMKM yang "tidak sadarkan diri"
terutama perihal yang paling mendasar:


  • Siapa segmen pasar untuk produknya
  • Banyak juga UMKM yang terlalu fokus di COST sampai lupa cari CASH padahal di era digital, ada beberapa parameter cost yang bisa disubtitusi bahkan dieliminasi

contoh:
Sewa Ruko,
bila tidak urgent atau usaha tersebut bisa dijalankan dengan model online, maka uang sewa bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain


kaos TELORASIN antar umat ENDOGnesia




2. Go Digital atau Ditinggal
Kemudian ada pertanyaan:
"Usaha saya makanan basah mas, bisakah di-online-kan?"


Tentu, kita tau ada toko bunga di Jakarta
Kalau ada pesenan dari Solo, pesan pagi, siang dianter, dalam keadaan seger
Kok bisa?
Afiliasi, Kolaborasi, dengan pedagang bunga lokal
Jadi kita mainkan online-nya

"usaha saya
pentol grobakan mas, bisa di-online-kan?"
banget, 

Satu, dengan go food, grabfood,
Dua, di online yang dijual kemitraan/ semacam waralaba -nya


kaos Pengusaha yang ULET


3. Memperbaiki Brand Identity
Dari nama, merk, logo, tagline, copywriting saat berpromosi
Semua bisa dipelajari

Produk makanan, kalau cara promo-nya: Murah, Enak, semua produk makanan bilang begitu..
Coba bikin cara promosi yang unik, lain dari yang lain, dan berkesan


4. Literasi
Pencatatan Keuangan (Financial Literacy)
Tinggalkan prasasti (Digital Literacy)

Financial Literasy
Kalaupun belum bisa memisahkan uang pribadi dengan uang usaha
paling tidak bikin pembukuan uang keluar dan uang masuk

Adaideaja Tbk (Tukang boneka dan kaos), usaha yang berdiri sedjak tidak kebagian kursi ini, awalnya juga seperti orang India: acha..acha..
tepatnya: acha achakan


pembukuan adaideaja,Tbk


Namun kini, pencatatan kas masuk, keluar, orderan, juga SOP tercatat (manual) pakai buku tulis

Sehingga kita tahu grafik penjualan, pengeluaran harian, mingguan, bulanan
Tahu strategi apa yang harus diambil untuk menghadapi kenyataan

Sesuai Prinsip Usaha Adaideaja:
Menerima Pesanan dan Menerima Kenyataan



💙💙💙



Literasi Digital
Belum dikatakan sukses, kalau memperkaya diri sendiri
Sukses itu yang menginspirasi, ngajak yang lain melangkah bersama

Bagaimana caranya?
Tinggalkan jejak digital
Menulis, mulai dari blog, ataupun yang langsung berupa video

Saat ini, Adaideaja memiliki lebih dari 20 website untuk me-literasi-kan produknya
contoh:

Mas Kuprit IGnya apa?
adaideaja


 
Mas, itu di IG kita lihat boneka bisa rekam suara, itu apa?




owh, itu salah satu produk adaideaja, detailnya di:
http://www.bonekawayang.com/2019/08/bikin-boneka-microphone-suara.html

itu di IGnya kita lihat juga ada coklatKanada, yang bisa pakai foto kita, itu maksudnya apa mas?


coklatkanada: coklat custom, kemasan pakai foto dan ucapan


Nah, itu juga salah satu produk Adaideaja, coklat kemasannya pakai foto dan ucapan,
langsung ke webnya di sini:
http://www.coklatkanada.com/2019/09/coklat-batangan-pakai-foto.html

Kalau itu mas, di IG kita lihat Mas Kuprit foto sama artis cantik-cantik, acara apa itu?

kuprit feat Rina Febriana


Itu acara seminar wirausaha untuk seniman Kulonprogo, detail acara dan foto-foto ada di:
http://www.adaideaja.com/2019/09/entertainer-bisa-jadi-enterpreneur.html

😊😊😊


Mas Kuprit buka pelatihan Public Speaking ya? saya lihat fotonya lagi jadi mentor di instagram itu?


pelatihan public speaking di Solo


Bener, judulnya PabrikSpeaking
infonya baca di sini:
http://www.wahyuliz.com/2019/09/kursus-public-speaking-di-solo.html

Mas, kok namanya Kuprit, apa artinya?
jawabannya di:
http://www.sikuprit.com/2017/11/sejarah-kuprit.html


kuprit mudik Wates


Itu tadi contoh Literasi (jejak digital) dari Mas Wahyu Liz Adaideaja, dan Usahanya

Manfaat Literasi Digital (bikin konten):

  • Mencatat sejarah usaha atau mungkin secara personal bisa untuk personal branding
  • Menguntungkan dari sisi bisnis, karena dengan tercatat secara digital, maka akan terdeteksi oleh Mesin Pencari (google)
  • Bisa memberikan inspirasi buat orang banyak (masuk amal jariyah lho)
  • Orang di masa depan akan tahu pernah ada kita di masa lalu

Apa saja yang dicatat secara online?
Waktu pertama bikin blog, cerita apa saja masuk, namun lama-kelamaan ketemu pola-nya

Misalnya:

  • Tentang produk
  • Liputan oleh media
  • Small Winning (prestasi) sekecil apapun prestasinya, misal dapet orderan dari corporate
  • Event personal maupun komunitas, acara pameran, dll

Lebih bagus juga kalau menulis buku
Buku tentang usahanya
Keuntungannya banyak:

  • Bukti sejarah
  • Personal ataupun Produk Branding-nya dapet
  • Media promosi tapi dapet royalty (iklan tapi dibayar)
  • Berbagi inspirasi

Mas Kuprit menulis Buku judulnya Emperpreneur: from Emperan to Empire
isinya tentang awal usaha Kaos Plesetan, bukunya dicetak ful art paper dan ful grafis yang lucu
lengkap dengan gaya bahasa plesetan yang ambyarrr habiss




Diterbitkan oleh Metagraf/ Tiga Serangkai Solo, Mei 2012

Mas Kuprit juga bikin komik Legenda si Kuprit
versi cetak, launching di TMII, 2015
versi Bahasa Thailand, Launching di Svarnabhum University, Bangkok, THailand, April 2017

Creative Age Marketing, Bangkok 2017


Liputan Republika 2018

Liputan JawaPos 2017

5. Terus Belajar dan Gabung Komunitas
Wirausahawan tidak bisa sendirian. Sekarang era-nya kolaborasi. Harus proaktif ikut dalam perubahan jaman. gabung di Komunitas dan berkontribusi, serta mengembangkan wawasan dengan ikut pelatihan, seminar, workshop.

6. Konsisten
Langkah-langkah tersebut kita lakukan secara konsisten:

  • Konsisten melakukan pencatatan keuangan
  • Konsisten bikin konten (literasi)
  • konsisten melakukan evaluasi usaha

Untuk itu, bagi teman-teman UMKM, mulai melangkah, langkah kecil yang penting tidak jalan di tempat atau malah hanya diam saja
Segera Naik Kelas, dan Go UKM : Usaha Keren Mendunia


 

Semoga Mengharukan



 💟💟💟💟💟


Kontak Adaideaja
by whatsapp 085728309759

atau klik tombol chat WA berikut:

Sunday, September 15, 2019

Kursus Public Speaking di Solo

Wahyu Liz Adaideaja, Pembicara Seminar Creative bergenre Komedi ini membuka Pelatihan/ kursus Berbicara di Depan Umum (Public Speaking) di Solo dengan tema: 
Pabrik Speaking (memproduksi kata-kata untuk disampaikan di depan khalayak)

mas Kuprit: public speaker sedang beraksi

bikin ambyar suasana seminar kewirausahaan


Kursus ini diselenggarakan mengingat banyaknya orang yang memiliki problem yang sama:
Kurang pede berbicara di depan umum.

Untuk itu, Tujuan diadakannya kelas Pabrik Speaking ini:
  1. Mengatasi Grogi ketika bicara di depan umum
  2. menambah rasa percaya diri
  3. berbicara secara sistematis dan enak didengarkan serta tidak bikin bosen/ ngantuk
  4. bicara yang persuasif atau menghipnotis perhatian audience





Ini suasana Kelas Pabrik Speaking, September 2019



Peserta dapet modul panduan


90% praktek

peserta dapet sertifikat




Testimoninya:



 💕💕💕💕

 

Untuk ikut kelasnya
langsung kontak by WA adaideaja: 
085728309759

Atau langsung klik tombol WA berikut: