Wednesday, July 22, 2015

Strategi Pemasaran dengan Line@

Marketing Strategy dengan menggunakan Lineat atau Line@

Akhir-akhir ini, sedang gencar-gencarnya Olshop atau onlineshop di Indonesia.

Kebanyakan mereka ibu-ibu muda yang nyambi (bisnis sampingan) jualan baju dll di Instagram.
Nah, guna menunjang pemasaran, mereka tergabung dalam grup-grup atau komunitas online di Line.

Lebih maju lagi, mereka kini bikin akun Line@, seperti fanspage di Fb.
Line@ memiliki kelebihan yakni 
  • intensitas ke-intim-an dengan follower, adders atau likers nya lebih terasa.
  • Setidaknya ini berdasar feeling, dan semakin hari pengguna line@ makin banyak.

Maka, perlu dibedah bagaimana strategi Line@

Wahyu Liz Adaideaja  baru-baru ini menambahkan widget LINE pada webnya si Kuprit ( www.siKuprit.com )
 
itu yang kotak ijo di lajur kanan atas widget LINE

Line@ nya bisa di add di : @adaideaja



Bagaimana cara marketing atau pemasaran dengan menggunakan Line@

 Line@ seperti Fanspage FB, dia akan di Like oleh follower yang tertarik dengan materi/ content Line@.

Selamat Hari Anak Kecil

Oleh karenanya, Line@ jangan melulu jualan, ntar membosankan.
Secara simpel, poin-poin strategi Line@:
  1. Bikin konten yang menarik, bisa cerita seru, lucu, unik, dan jangan sampai bikin bosen.
  2. Perlu adanya humor, supaya suasana cair, perlu juga cerita yang mengaduk aduk emosi, namun jangan sampai provokatif
  3. Line@ Untuk support jualan, bukan untuk hardselling
  4. Broadcast seperlunya aja, atau kalau mau setiap saat, terlebih dulu sampekan pada follower
  5. Produk jualan itu sendiri tentu akan menentukan apakah laku keras atau tidak.
  6. Untuk jualannya bisa digunakan pendukung media: Instagram, BBM, FB, Twitter
  7. Lakukan optimasi dengan cross promo dengan media lain, G+, FB, Twitter, bahkan dengan private media seperti Path
  8. Gunakan Paid Promote atau sistem Shout For Shout
Nah, kira-kira demikian strategi singkat jualan dengan Line@ 
 

0 comments:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Post a Comment