Sunday, March 10, 2024

Gajah di Seberang Lautan Tidak Tampak

Halo Masyarakat NKRI Harga Mati,
 
kali ini, Mas Wahyu Liz Adaideaja (akrab dipanggil Mas Kuprit) dan keluarga melangsungkan prosesi Darmawisata.
Destinasi-nya adalah Tanah Para Gajah, Lampung.
 
Mari kita telaah kisahnya,
 

menyeberang Merak-Bakauheni

 
 
 
4 Maret 2024
 
Bermaksud ingin mendapatkan experience atau pengalaman merantau, Mas Kuprit nekat naik Bis menuju kota Lampung.
 
Berangkat dari Kota Wates, Kulon Progo (wilayah Yogyakarta) dengan menunggangi Bus Rosalia Indah.
 
 
bantal boneka bus Rosalia hasil perbuatan mas Kuprit


Pukul 15:23 WIB
Bus melaju tanpa ragu, 
tetap patuh rambu-rambu.
 
 
perhatikan jamnya

 
Remaja Belia ini berangkat bersama kedua orangtuanya. 
Beliau duduk deket Pak Supir yang sedang bekerja
Mengendali Rosalia supaya baik jalannya.
 

Pukul 19:05 WIB
Bus berhenti di RM Taman Sari Rasa, Sampang, Cilacap.
Para penumpang turun untuk mengisi kekosongan hati.

RM Taman Sari Rasa Cilacap


5 Maret 2024
Pukul 00:40WIB
Bus berhenti lagi, Penumpang diisi bahan bakar berupa sop dan mie so'on.

Subang, SukaBanget, bola bali makan


Kata pepatah, Tak Kenyang maka Tak Kencang.
Bus mak wus, gaspol via tol.

Hingga akhirnya melewati jalan bebas hambatan yang panjang, bahasa Inggrisnya Tol Long.


Pukul 05:10WIB
Bus Rosalia mengantarkan Rakyat Indonesia, ke depan pintu gerbang pelabuhan Merak, dengan selamat, dan sentosa.
 
wayah subuh kita berlabuh
 
tetap sabar menunggu yang baru bongkar

 
Bukan Tempat Sandaran Kaki, tapi Sandaran Hati

 
ngopi sambil nunggu giliran masuk kapal
 
toilet jaraknya 100meter dari pintu dermaga
 
Bus antri masuk garasi kapal

 
 
Pukul 7:36 WIB
Saat yang mendebarkan, Bus masuk Kapal. Welcome Aboard.
Penumpang Naik melalui tangga ke geladak kapal bagian atas.
 
ini dia kejadiannya, bis masuk kapal
 
Mas Kuprit di geladak kapal

Disambut oleh ABK untuk memberikan Tutorial Pakai Pelampung, saat menuju Lampung, agar terapung-apung kalau terpaksa nyemplung.
 
Life Vest ada di almari depan penumpang
 
almari tempat pelampung
 
 
 
Kapal berhenti di tengah lautan, karena dermaga penuh untuk unloading penumpang
Akibatnya, 2 jam terapung-apung dalam kondisi belum pakpung.
 

ada yang bukak tambal ban

Gajah di seberang lautan tidak tampak, ketutup kapal

 
Pukul 12:40WIB
Bus keluar dari kapal, melanjutkan perjalanan darat.
Total jarak Kapal menempuh 28.9km, dalam 4jam 30 menit.

prosesi bus keluar dari kapal

masih lanjut 2 jam lagi jalan darat


Pukul 14:00WIB
Bus Landing di Pul Way Halim, Bandar Lampung.
Saatnya Shoima, Sholat, Istirahat, Makan.

Jatah yang ke-3 untuk penumpang Bus Rosalia.


musholanya gede



Pukul 15.30WIB
Tujuan Akhir Perjalanan Rosalia Indah, pul Metro
Jl Hadimulyo Barat.
 

 
Rombongan Mas Kuprit dijemput oleh kemenakannya, yakni Mas Heri. 
Langsung diangkut menuju Desa Nambah Rejo, Kota Gajah, Lampung Tengah
 
 
 
 ******
 
 
bukan Tugu Nanas tapi boneka Nanas hasil perbuatan Mas Kuprit

 
Rajin Pangkal Pakdhe
 
 
Alhamdulillah
di Kota Gajah, Lampung Tengah,
Jumpa lagi sama Pakdhe yang dua tahun lalu beliaunya ke Jawa.
 

pakdhe Amad Surabi


Usia beliau kini 94 tahun,
Buyute wis gerang gerang (wis gede)

Waktu beliau transmigrasi ke Lampung, adek adeknya masih kecil, salah satunya bapakku konon masih balita.

Metro masih ngalas, okeh celeng-e.
dan tentunya okeh challenge (tantangan)

mbokdhe usia 84, pakdhe usia 94th


Dan waktu itu, transmigran bebas masang pathok: ini tanahku,
asal mau rajin mbabati uwit uwit e. 

Nggak heran kalo ke Metro lahane luas-luas,
Dan di hutan tentu nggak ada hiburan, mulakno anake do uakeh, paling sithik setengah lusin.
 
 
Pukul 19:00WIB
Menuju rumahnya anake pakdhe, yakni Kang Saridi.
Disambut oleh Oglangan alias Pemadaman Listrik.
Suasana makin syahdu.
 

 
mendengar cerita pakde  di bawah naungan cahaya hape


6 Maret 2024
 
Perjalanan dilanjutkan.
Dari tempat Pakdhe, rombongan 8 0rang.
Mas Kuprit dan Ortu, Heri, kang Saridi, Pakdhe Amad, Kang Pardi, Kang Slamet.

tol tapi mentul mentul



Tujuan Perjalanan ke Desa Tata Karya, Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara

Ke Kediaman Almarhum Pakdhe yang satunya, yakni Pakdhe Mukiyadi.
menempuh Jarak 67.8km, dalam 2jam 16 menit, via Tol.





 
Disambut oleh anak-anak Alm Pakdhe Mukiyadi,
Dan disambut juga oleh Terong lalap, yang sama Mas Kuprit dikira Jambu Kluthuk.
Tak Lupa sak sruputan Kopi Lampung, untung perut bisa menampung.


rehat di teras samping rumah

Pakde Amad Surabi ngisis

Kopi Lampung

Terong Lalap


Pukul 17:00WIB
Ziarah ke Makam Alm Pakdhe Mukiyadi

Lokasi tak jauh dari rumah, nyeberang jalan kaki.



Nur, Sepupu, anak dari Alm Pakdhe Mukiyadi

Malam lanjut bercengkerama, obrolan keluarga.
Nampak hadir, mantene anyar, Imam Nawawi

bergelas gelas Kopi Lampung masuk ke lambung


7 Maret 2024
Pukul 9:10WIB
 
Agenda pagi itu, silaturahmi ke Kelurahan Tata Karya, dilanjut ke kantor Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara
 
Kelurahan Tata Karya

Kantor Kecamatan Abung Suarakarta
 
Pukul 14:18WIB
Kita meluncur ke kediaman si Nur, anaknya alm pakde Mukiyadi.
Di Pulung Kencana, Kec. Tulang Bawang Tengah, Kab. Tulang Bawang Barat.
Menempuh 16.5km, dalam waktu 40 menit.

Pukul  15:47WIB
Rombongan melaju ke Cempedak, Kotabumi, dalam rangka sowan ke Pak Camat Abung Surakarta.
Menempuh 35.8km, dalam waktu 1jam 57menit.


Pukul 18:06WIB
Dari KotaBumi kita balik lagi ke Kota Gajah di Lampung Tengah, ke tempat awal, Pakde Amad Surabi.
menempuh 54.1km dalam waktu 2jam 3menit
 
 
Jumpa lagi dengan Keluarga Besar pade Amat, 
Amat Besar Keluarganya


tengah: Ari, specialis sound system dan anter-anter, dari Tata Karya


 
8 Maret 2024

Mas Wahyu Liz Adaideaja (Mas Kuprit) dan keluarga kembali lagi ke Yogyakarta.
Kali ini menunggangi Pesawat Gambar Singa, Lion, Lanjut Batik Air.

Pukul 4.00WIB
Dianter oleh Kang Saridi dan Nyonyah, Heri dan Armalia anake Kang Saridi, KangSlamet

Dari Kota Gajah ke Bandara Radin Inten II, 
Brantiraya, Lampung Selatan.
menempuh 37.9km, dalam waktu 1jam 20menit

Pesawat Boarding pukul 07:00WIB

sunset syahdu di Radin Inten II


di atas Selat Sunda


 
Pukul 08:00WIB
Tapat 1 jam, Pesawat Landing di Soetta
kemudian menantikan penerbangan selanjutnya, dari Soetta ke Bandara YIA di Kulonprogo 
terjadwal pukul 10.30 namun delay hingga 11:30WIB

antrian Baggage Drop di Soetta


jam 11:37WIB, mau boarding

Pukul 13:15WIB
Landing di YIA
Alhamdulillah
 
Yogyakarta International Airport

 

Demikian kisah Petualangan di Lampung
Semoga Mengharukan.


Eit, simak KisaH sebelumnya, mas kuprit menyampaikan tausiyah (tabligh ambyar) di MAI Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur.

Duet bersama -selebgram dengan 2juta follower- Sherly Annavita,
simak kisahnya di link:

 
Pemesanan Boneka Custom, kunjungi
www.bikinboneka.com


klik chat WA berikut:

2 comments: