Showing posts with label pengusaha kaos. Show all posts
Showing posts with label pengusaha kaos. Show all posts

Sunday, September 18, 2011

Praktisi Periklanan Indonesia ngisi Diklat Enterprenership

Wahyu Liz Adaideaja, Praktisi Periklanan Indonesia, owner dari AdverSinting Adaideaja ini, Selasa, tanggal 20 September 2011 mengisi Diklat Kewirausahaan untuk Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Visi, fakultas ilmu Sosial Politik, UNS.

Seniman koplak asal Jogja ini akan mengungkapklan cerita bagaimana sih kewirasablengan itu, wirausaha, yg kalau bangkrut dan gagal mutung jadi wis ra usaha.


Kewirausahaan menurut Wahyu Liz akan menjadi dambaan setiap umat manusia, karena dengan berwirausaha, selain berjiwa merdeka juga tujuannya untuk membuka lapangan kerja dan mensukseskan orang lain juga.

Follow @wahyuliz

kontak Adaideaja
085728309759

email aktip :



Saturday, June 4, 2011

Blogger Yahoopulse dihapus


Siang ini, saya kaget mendapat pemberitaan yg seolah menjadi penderitaan, Yahoo Pulse Blog dihapus, mengikuti penghapusan My Blog Log, layanan dari Yahoo.
Sebagai Pengusaha Kaos Online, tentu berita ini berakibat kita tak bisa posting lagi di Yahoo Pulse.
Tapi tak mengapa, karena yang namanya usaha online banyak jalurnya.

Sunday, December 26, 2010

TIMNAS Jersey : WorldCup of Indonesia



Euforia kemenangan TIMNAS Indonesia dalam piala AFF membuat para pengusaha kaos semakin tersenyum lebar, selebar gawang.
Wahyu Liz Adaideaja, selaku Creative Business Practitioner atau Praktisi Industri Kreatif Indonesia ini mengatakan bahwa Adaideaja Tbk (Tukang bikin kaos) sempat kecipratan untungnya, alhamdulillah.
bukan hanya kaos jersey timnas saja, tapi kaos kaos nasionalis, kaos batik peta indonesia juga laris manis bagaikan Irfan Bachdim manisnya.
ini semua memang musiman. oleh karenanya, trategi menghadapi bisnis musiman itu, berdasarkan Wahyu Liz yg juga praktisi bisnis online ini adalah, bahwa kita harus paham karakter bisnis musiman:
  1. Cepat, perputaran modal harus cepat
  2. Unpredictable, susah diprediksi, jadi selalu siaga
  3. Jangan salah sangka: dikira laris ternyata tidak, dan sebaliknya
Maka dari itu, belajar tanggap dan ituisi itu penting.

Silahkan Follow twitter @wahyuliz


Share/Bookmark

Sunday, November 7, 2010

Seminar dg Pembicara Motivator Humoris: Wahyu Liz Adaideaja





Narasumber Entrepreneur SHIP di TVOne, Sindo TV, TVRI, KompasTV 2013
Salah satu Liputan
Berikut ini adalah SeniMar, bukan sekedar Seminar, tapi lebih nyeni, dan asyik yg dibawakan/ Diisi oleh pembicara handal jepit, yakni Wahyu Liz Adaideaja, yg dikenal sebagai motivator lucu, sekaligus praktisi bisnis kreatif Indonesia. Beliau adalah seorang Pakar. Lebih tepatnya, Pakar makan tanaman.

Tuesday, June 15, 2010

Pengusaha Kaos Berebut Cuan di Event Piala Dunia 2010



14 Juni 2010
Zukami dari Afrika Kidul (Liputan oleh Majalah TEMPO)

Belasan kaus bergambar macan tutul berambut hijau sedang menggiring bola berjejer rapi pada lemari gantung di gerai Garasi Djawa, Jalan Kelinci AJ/5, Solo, Jawa Tengah. Sepintas gambar di kaus itu mirip dengan Zakumi, maskot Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Eit, hanya sepintas. Macan tutul ini ternyata berblangkon dan berkain batik. Namanya pun bukan Zakumi, melainkan Zukami dari Afrika Kidul.

Itulah kaus pelesetan Piala Dunia 2010 produksi Adaideaja.Tbk-"Tukang Bikin Kaos"-milik Wahyu Liez Sundoro. Di Garasi Djawa, pria kelahiran 29 tahun lalu itu menjual empat macam desain kaus pelesetan Piala Dunia bermerek KaosTomat. -Mantan anggota tim kreatif di sebuah produsen kaus ternama di Kota Gudeg- ini juga memanfaatkan dunia maya untuk menjual kreasinya. Di laman kaospialadunia.wordpress.com, satu kaus ditawarkan Rp 65 ribu.

Wahyu tak berani menampilkan Zakumi di kausnya lantaran takut melanggar hak cipta. "Saya buat dalam bentuk lain saja," ujarnya kepada Tempo pekan lalu. Sejak Desember tahun lalu, lulusan Jurusan Kimia Universitas Gadjah Mada ini sudah berhasil menjual seribu kaus Zukami-tiga kali lipat dari biasanya.

Piala Dunia 2010 memang membawa berkah ekonomi, tidak hanya bagi Afrika Selatan selaku tuan rumah dan negara-negara yang masuk putaran final, tapi juga bagi Indonesia, yang tak mampu meloloskan tim sepak bolanya ke sana. Turnamen sepak bola dunia empat tahunan ini memberikan peluang bisnis bagi para pengusaha lokal, terutama usaha kecil dan menengah. Kesempatan meraup fulus, ya itu tadi, salah satunya memproduksi dan memasarkan pernak-pernik dan suvenir bergambar Zakumi.

Pada Piala Dunia kali ini, lisensi pernak-pernik dan suvenirnya-termasuk Zakumi-dipegang oleh Global Brands Group (Inggris). Di Indonesia, Global Brands memilih PT Indomarco Prismatama, pemilik gerai minimarket Indomaret, untuk memasarkan pernak-pernik Piala Dunia Afrika Selatan, seperti boneka Zakumi, kaus, bola, pembungkus telepon seluler, kartu remi, korek api, celengan, tas, bolpoin, topi, gantungan kunci, botol minuman, dan buku tulis. Harganya mulai Rp 10 ribu sampai Rp 150 ribu. "Kami dipilih karena jaringan tokonya paling banyak dibanding retail lain," kata Direktur Pemasaran Indomarco Prismatama Laurensius Tirta Widjaja. Indomaret punya 4.000 minimarket di seluruh Indonesia.

Khusus buku tulis, kaus, dan botol minuman dipasok oleh pengusaha lokal. Selebihnya dipasok dari Vietnam dan Cina. Indomaret, kata Laurensius, menargetkan penjualan pernak-pernik Piala Dunia senilai Rp 100 miliar. "Penjualan hampir mencapai 50 persen dari target."

Toh, penjualan produk-produk tak resmi tetap saja sulit dibendung. Terlepas dari legal atau ilegal, Piala Dunia 2010 memang kesempatan emas meraup untung bagi orang-orang kreatif. Dhesy, ibu rumah tangga asal Gresik, Jawa Timur, misalnya, memproduksi dan memasarkan kaus, pin, mug, dan boneka Zakumi lewat Internet. Pembelinya kebanyakan dari luar Jawa, seperti Medan, Padang, dan Riau. Kaus dan boneka Zakumi dibanderol Rp 80 ribu per buah, mug Rp 40 ribu, dan pin Rp 8.000, belum termasuk ongkos kirim. "Sampai saat ini, sudah 300 produk terjual," kata Dhesy.

Cipratan rezeki Piala Dunia Afrika Selatan juga dirasakan Sinjaraga Santika Sport, produsen bola di Desa Liangjulang, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Usaha milik Irwan Suryanto ini kebanjiran pesanan bola sejak akhir tahun lalu. Mitranya di Eropa memesan dua juta bola untuk suvenir pesta bola sejagat ini. Tapi mantan pelatih tenis itu hanya bisa memasok satu juta bola. "Kebetulan ajangnya bertepatan dengan masa panen dan masa tanam. Jadi banyak pekerja yang tidak bisa masuk," katanya.

Irwan memang bukan orang baru dalam bisnis bola Piala Dunia. Sejak Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, ia telah memasok bola. Tahun ini, Irwan bisa meraup penjualan hingga Rp 20-an miliar. Tentu saja, warga Desa Liangjulang juga ikut mencicipi gurihnya bisnis Piala Dunia ini. (oleh Nieke, TEMPO)

Friday, April 23, 2010

Entrepreneur T-Shirt, then..you ready to moving..Good to Great


Emperpreneur (From Emperan To Empire)
Pedagang Kaki Lima (Kecil Kecil Menggurita)
Facebookpreneur (POSKAMLINK: Posting, Komentar, ngeLink)
Jamu Temu Lapak
Low Profile, High Profit
Pengusaha Handal (kemana mana pake handal jepit, santai aja gakda yg nyemprit!)

Entrepreneur T-Shirt
Price: Rp70.000,-
Size: M, L, XL
Contact:
081578741797


A Product Original by Adaideaja, Tbk (Tukang bikin kaos)

Wednesday, April 21, 2010

Kaos untuk Pengusaha


mukadimmah

Bahwa sesungguhnya menjadi pengusaha adalah hak setiap kita. Dan oleh sebab itu, maka pengangguran dan kemiskinan harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikonomian, apalagi peri gentayangan.
    Dan akhirnya, perjuangan pergerakan kemerdekaan finansial kita, telah sampailah kepada saat yang berbahagia, dengan selamet, santoso, mas bejo, ke depan pintu gerbang kesuksesan. Semoga mengharukan.
Atas baKat dari Yang Maha Kuasa, dan dengan didorongkan oleh keinginan LuCu, supaya berkehidupan yang lebih maju, maka mari kita menyatakan dengan ini kemerdekaan-nya.
kemudian...daripada itu, lebih baik ini saja.
    Untuk membentuk suatu kerjasama yang saling menguntungkan di antara kita, menguntungkan bagi semua, maka disusunlah bisnis plan itu. plan plan asal selamat sampai tujuan. kerjasama untuk mewujudkan ketertiban Lalulintas (laris lucu licin berkualitas), licin karena plesetan, dan laris berkat doa teman-teman. Kerjasama untuk mengembangkan ide bisnis kreatif, unik, segar, ke dalam suatu bentuk barang jadi, baik itu jadi unik, jadi kreatif, biarpun laris yang penting halal.
    Semoga apa yang kita cita-citakan, menjadi terwujud adanya, dan bermanfaat bagi sesama.


Adaideaja, Tbk (Tukang bikin kaos)

Kantor Pusat
Madu Asri Blok C 46
Colomadu, Surakarta, Jawa Tengah 57175
(0271) 925-6862 / 0815-7874-1797
Email : tombroati@yahoo.com

Jabodetabek
Villa Nusa Indah 5 Clus Murai Blok SF4A No. 2
Ciangsana – Gn. Putri – Kab. Bogor
(021) 687-831-57, 0813-985-8888-0
Email : rozif1@gmail.com